“Blusukan” Pemetaan Wilayah Desa Wisata Pinge

Setelah usai mengadakan pertemuan tahap awal yaitu pengenalan dengan masyarakat, yang kemudian disusul dengan pertemuan berikutnya yaitu Penjajakan & Pemaparan Program THK dan Menyelaraskan team dan tugasnya masing-masing. Yayasan Tri Hita Karana (THK) Bali kembali mengadakan program “Blusukan” ke lingkungan sekitar Desa Wisata Pinge Marga, Tabanan pada Selasa (29/1). THK yang diwakili oleh Wayan Gede Suarsa (Ketua Paguyuban THK) didampingi I Made Arista (Assesor Parhyangan THK) dan hadir pula Ida Bagus Udiana (Executive Cheff) Secret Garden Village. Acara ini merupakan tahap awal untuk memulai program training yang akan diikuti selama 3 bulan oleh personel Sapta Pesona Desa Pinge.

Kedatangan Yayasan THK langsung mengunjungi salah satu rumah warga yaitu Jro Pinge dan disambut oleh A. A Partha didampingi A. A Suradana (Mantan Bendesa Adat Pinge) dan A. A Raka Putra. Dari Yayasan THK banyak berbincang-bincang mengenai program yang akan diselenggarakan oleh THK yang bekerjasama dengan ITDC yaitu Program Pengembangan Desa Wisata Pinge Marga. Yayasan THK berkelilingi di sekitar Desa Pinge dipandu oleh A. A Partha mulai dari ke rumah-rumah warga yang khusus mempunyai home stay, yang ada bangunan tradisionalnya, melihat pura-pura yang ada di Pinge, mengunjungi bangunan tradisional yang  masih sedang dalam proses pengerjaan yang pembuatannya di bantu oleh ITDC melalui dana CSR. Dan Berkeliling melihat beji yang ada air terjun buatan Desa Wisata Pinge.

THK juga berkunjung ke salah satu rumah warga yang memiliki prapen tempat pembuatan perabotan yang berasal dari besi seperti pisau, sabit. Dan mengunjungi rumah warga yang mempunyai usaha pembuatan jajan Bali yang bahan-bahannya masih terbuat dari bahan khas tradisional tanpa pengawet dan zat pewarna.