CSR, Membuat Dupa “Sehat Alami Suci Berbudaya”

       SENIN (1/10), PT. Pertamina (Persero) dan The Patra Bali Resort & Villas sebagai anak perusahaannya menyalurkan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) berupa dua buah mesin pencetak dupa dan bahan baku pembuatan dupa kepada masyarakat binaan dari Banjar Dukuh Kembang, Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Hasil produksi dupa tersebut diberi nama “Dupa Sehat Alami Suci Berbudaya”.

       Dihadiri Mr. Suwardi, General Manager The Patra Bali Resort & Villas dan Mr. Nindya perwakilan dari Patra Jasa Pusat, acara berlangsung pukul 10.00 wita hingga 13.00 wita. Acara diisi dengan pemberian edukasi dan keterampilan kepada masyarakat binaan berupa tata cara pembuatan dupa yang sehat dengan bahan alami tanpa kandungan kimia di dalamnya. Menurut Suwardi, kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan setiap tahun, sebagai bentuk kepedulian PT. Pertamina (Persero) dan The Patra Bali Resort & Villas yang telah menyalurkan bantuan CSR-nya.

     The Patra Bali Resort & Villas pada tahun 2017 lalu mendapatkan Awards dari DPD RI terkait dengan CSR BUMN Awards dengan predikat terbaik Gold Awards. “Kami memiliki program CSR bidang sosial budaya, pendidikan dan kesehatan”, kata Suwardi usai peresmian.

     Dupa tersebut dibuat dari beberapa kandungan tumbuhan dan tanaman alam seperti serbuk kayu cendana, serbuk getah kemenyan kombinasi damar, serbuk kayu pole, serbuk daun awar-awar, serbuk daun alang-alang, serbuk kayu manis, serbuk kayu sintok, serbuk biji ketan hitam dan serbuk kayu teja. Menurut Ida Bagus Gede Dalem D. Baskara selaku penggagas pembuatan dupa sehat ini, sejak tahun 2017 lalu ia mulai dengan nama Dupa REG, yang diambil dari Kitab Suci REG - Weda yang di dalamnya menjelaskan tentang Api sebagai Dupa dalam setiap ritual keagamaan di Bali. Hadir dari keluarga sederhana kaum Brahmana dari Griya Dalem Mas Blahkiuh, putra pasangan Ida Bagus Anom Ranuara dan Cokorda Istri Puteri, Baskara sudah berproses panjang dengan penderitaan hidup hingga mendapatkan tuntunan pengobatan dan spiritual oleh Ida Pedanda Gd Jelantik Putra Temuku dari Griya Eha Tampaksiring, Gianyar serta sempat menjadi sukarelawan pengobatan dan mendapat pendidikan langsung dari Dr. Gretha Zahar (ahli kimia radiasi radikal, radikal bebas dan biradikal) sejak tahun 2015. ™ BTNewspaper/Ariek