Ditunggu: Patung Terbesar di Dunia, GWK

         BALI adalah surga bagi patung-patung yang berkekuatan magis dan unik, mulai dari yang disakralkan seperti pratima hingga patung - patung yang profan dan kontemporer. Kini, kita tunggu patung terbesar di dunia, Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang akan menjadi ikon pawisata Bali dan Indonesia.

         Kompleks areal GWK yang dikenal dengan sebutan “GWK Cultural Park” terletak di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Bali. Berdiri setinggi 121 meter, patung itu menghadirkan Dewa Wisnu yang dilambangkan melalui Garuda. Pembuatannya menghabiskan kurang lebih 25 tahun dengan dana USD100 juta atau sekitar Rp. 1, 3 triliun, dengan perjuangan panjang yang harus dilalui, karena tak sedikit kendala yang muncul untuk penyelesaian proyek ini.

        Setelah bertahun-tahun perencanaan, desain ulang, kekurangan dana, konstruksi maju dan mundur, pematung Nyoman Nuarta mengatakan: “Proyek ini harus diselesaikan pada bulan September 2017”. Seperti dikutip dalam wawancaranya dengan ABCNews tahun lalu, ia menambahkan: “Kini, tahap terakhir pemasangan patung ke beton dan rangka baja berjalan dengan baik. Cakar tembaga dan kuningan Garuda akhirnya mencengkeram fondasi beton yang solid.”

        “Ini relatif mudah, dibandingkan dengan rekayasa dan penggalangan dana yang rumit untuk proyek pribadi. Saya tidak lagi berpikir untuk mendapat manfaat dari proyek ini, tetapi saya hanya ingin menyelesaikan proyek ini karena ini adalah harga diri saya - keluarga saya dan saya - itu yang dipertaruhkan. Jadi itu harus diselesaikan, ” kata Nyoman Nuarta, dikutip oleh ABCnews, Selasa (13/6-2017).

        Hampir setahun kemudian, 20 Mei 2018, senyum kebanggaan pematung, I Nyoman Nuarta tak bisa ditutupi. Pembangunan patung GWK masuk pada tahap yang paling sakral yaitu pemasangan mahkota yang dikenakan Dewa Wisnu. Pemasangan mahkota sebesar 3,5 ton yang dilapisi emas itu juga dihadiri Gubernur Bali, Made Mangku Pastika dan sejumlah seniman kenamaan asal Bali. Semua nampak bungah ketika mahkota itu akhirnya terpasang.

        Garuda Wisnu Kencana adalah 75 meter, 30 meter lebih tinggi dari Patung Liberty di New York. Namun, patung Liberty itu tipis dan tinggi, sedangkan Garuda memiliki lebar hampir 64 meter. Inilah yang membuat proyek itu menjadi rumit bagi para insinyur yang ingin melihat Garuda ini benar-benar terbang. “Kami merancang patung ini akan bertahan lebih dari 100 tahun,” kata kepala konstruksi Apul Sihotang.

        Untuk itu engraver dan konstruktor menguji terowongan angin di Kanada, dimana mereka menghitung kecepatan angin maksimum yang akan terjadi 100 tahun ke depan. Angin kencang memperlambat pemasangan panel tembaga dan perunggu - crane tidak dapat beroperasi jika angin bertiup lebih dari 10 knot.

        Sementara itu, bentuk Garuda sangat kompleks sehingga para insinyur merancang sambungan khusus dalam struktur pendukungnya, hingga dibuat 11 balok baja besar yang bersatu pada titik yang sama. Sambungan konstruksi normal memiliki 4 atau 6 blok. Bentuk patung yang tidak biasa juga berarti pekerjaan pemeliharaan tidak akan dapat mencapai bagian luar patung.

        Perbaikan akan dilakukan dari dalam patung. “Kami akan membangun catwalk untuk memperbaiki patung dari dalam, sehingga jika ada kerusakan, patung itu akan dipotong dari dalam,” kata Apul.

        Patung ini dibangun oleh tim Nyoman Nuarta di Bandung, Jawa Barat. Patung ini dibuat dengan li-lin, kemudian fiberglass, tembaga, kuningan, kemudian dipotong dan diangkut dengan truk ke Bali untuk instalasi akhir.

        Sebagai orang Bali, Nyoman Nuarta mengatakan bahwa proyek ini penting untuk Pulau Dewata. “Kami tahu bahwa Bali tumbuh dari pariwisata dan budaya. Jika kita tidak mengembangkan budaya, maka Bali akan lenyap kelak. Jadi, kami memiliki tiga tanggung jawab: melestarikan budaya, mengembangkannya, dan menemukan budaya alternatif baru,” katanya. v BTNewspaper/Pr

Artikel yang relevan

      FURAMA Villas & Spa Ubud Bali diberi kesempat

     BANTEN pada hakekatnya memvisualisasi Tattwa ajara

         BERTEMPAT di Taman Budaya Denpasar, Gubernur B

     PADA rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala BN

     ADA ungkapan yang mengatakan tentang Bali: satu mi