Festival and Events in Bali

Sepanjang tahun pulau Bali dipenuhi oleh berbagai festival, seperti temple ceremony (upacara di Pura) yang terjadi hampir setiap hari di Bali. Saat upacara itu, kita dapat menyaksikan kemahiran krama Bali bermain musik, menari dan kita juga boleh mencicipi masakan tradisional Bali.

Selain Pura, ada juga perayaan yang datangnya setiap enam bulan sekali (210 hari), seperti hari raya Galungan. Galungan menjadi hari libur di Bali mulai Selasa (23/7), Rabu (24/7) dan Kamis (25/7) mendatang.

Saat Galungan, pulau Bali bertambah cantik dengan dipasangnya penjor pada setiap pintu keluar dari rumah-rumah orang Bali. Hiasan penjor yang terbuat dari batang bambu itu menjadi karya seni bagi krama Bali yang tak jarang menghabiskan dana cukup besar, tergantung dari si pemilik rumah. Bahkan ada satu keluarga harus merogoh kocek hingga jutaan rupiah untuk membuat sebatang penjor.

Rangkaian upacara Galungan akan berakhir pada hari Rabu (28 Agustus), dimana secara serentak krama Bali menurunkan penjor, selanjutnya dibakar untuk kemudian diolah menjadi kompos yang akan ditanam di wilayah karang suci (sekitar pura keluarga/merajan).

Tidak hanya festival tradisional seperti Galungan, krama Bali juga menyajikan berbagai festival yang khusus disajikan untuk wisatawan. Lihat saja Bali Spirit Festival dengan aktivitas yoga dan berbagai pengobatan (self healing); Ubud Food Festival, selama 3 hari wisatawan disajikan berbagai jenis kuliner Bali dan Indonesia; Semarapura Festival Klungkung yang bertujuan untuk mempromosikan seni dan kebudayaan Kabupaten Klungkung sama seperti Festival Karangsem dan Buleleng Festival dan Denpasar Festival.

Pesta Kesenian Bali yang berlangsung selama sebulan penuh kita akan menyaksikan seni pertunjukan tradisional Bali yang diawali dengan parade kesenian tradisonal dan pertunjukan seni. Diosama ada juga kompesti dan diskusi seni , dan seudah barang terntu ada pemeran benda-bendan seni dan kerajin an dari Bali serta wilayah lainnya di Indoensaia.

Bali Blues Festival, Nusa Dua Light Festival, Sanur Jazz Festival tercatat sebagai festival yang unik dan sangat diminati oleh wisatawan, bahkan Ubud Village Jazz Festival menjadi agenda beberapa wisatawan penggemar aliran music Jazz untuk yang khusus datang berlibur di Bali.

Sedangkan Tenganan Festivgal dan Ubud Royal Weekend merupakan pelestarian budaya asli Bali yang tak pernah punah ditelan zaman, meski Bali di banjiri wisatawan dari berbagai bvelahan dunia. Bali International Kite Festival menampilkan layangan tradisional Bali yang ukurannya lebih dari 4 meter kali 6 meter. Ada juga layangan jenis Janggan yang memiliki ekor sepanjang lebih dari 200 meter.

Di bidang olah raga ada International Night Run dan Herbalife Bali International Triathlon, sementara di bidang sastra ada Ubud Writers & Readers Festival.