Jasa Raharja Cabang Bali Adakan PAM Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah

PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali menyelenggarakan Rangkaian Kegiatan PAM Lebaran mulai Rabu, 29 Mei 2019.

Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali, Huntal Parulian Simanjuntak menuturkan PAM Lebaran disiapkan untuk pemantauan terhadap kejadian yang terjadi selama warga melakukan aktivitas mudik Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019.

Dengan maksud, memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para pengendara selaku pengguna jalur lalu lintas. Perayaan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah di Bali tadi pagi kita melaksanakan apel siaga yang diikuti seluruh karyawan PT. Jasa Raharja. Apel bertujuan untuk persiapan dalam pembagain tugas kepada seluruh karyawan di empat titik pemberangkatan yang telah ditetapkan yakni terminal Ubung, terminal mengwi, pelabuhan penyebrangan gilimanuk dan pelabuhan padangbai.

Sebanyak 53 orang termasuk di kantor perwakilan Singaraja dan KPJR akan digerakan bertugas di titik masing-masing, akan tetapi pelayanan di kantor Jasa Raharja normal seperti biasanya. Sehingga bagi masyarakat yang memiliki keluhan terkait dengan pembayaran santunan tidak perlu khawatir karena pihak Jasa Raharja siap memberikan informasi setiap waktu selama kurun waktu H-7 hingga H+7. tuturnya kepada Wartawan saat presconference Rabu (29/5).

PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali juga memasang spanduk-spanduk himbauan di tempat strategis yang rawan laka lantas dan melakukan aksi simpatik kepada petugas jaga di bebeapa pos PAM lebaran serta mengoperasikan mobil unit keselamtan lalu lintas (MUKL) dalam pemeriksaan kesehatan secara terpadu dengan bekerjasama Dokter konsultan Biddokkes Polda Bali.

Huntal Parulian Simanjuntak juga memapakar aplikasi JR-Ku. "Aplikasi JR-Ku yang bisa diunduh di Playstore (android) dan Apps Store (IOS) merupakan aplikasi digitalisasi pelayanan guna meningkatkan perlindungan kepada masyarakat,"

Melalui aplikasi JR-Ku masyarakat akan semakin mudah mengajukan santunan kecelakaan secara daring dan melaporkan kejadian kecelakaan lalu lintas.

Aplikasi itu juga dapat memberikan informasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas agar pengendara lainnya dapat mengetahui informasi dan lebih berhati-hati apabila melintas di daerah tersebut.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengecek masa berlaku sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) yang tertera pada STNK, dengan mengmasukan nomor polisi kendaraan, kemudian cek masa lalu kendaraan.

"Layanan ini mempercepat proses administrasi penyerahan santunan kepada korban atau keluarga korban dan penggantian biaya perawatan rumah sakit, sehingga dapat menunjang 'roh' Jasa Raharja, yakni PRIME (Pro aktif, Ramah, Ikhlas, Mudah dan Empati)," katanya.

Serta Siap Siaga Memantau seluruh korban kecelakaan lalu lintas selama libur lebaran guna menjamin seluruh korban kecelakaan lalu lintas di setiap Rumah Sakit seluruh Bali yang telah bekerjasama dengan Jasa Raharja. 

Author: