Bali, Status Tanggap Darurat 14 Hari

     PADA rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala BNPB bersama kementerian, lembaga, pemda dan berbagai unsur terkait, BNPB menyerahkan bantuan 1 milyar rupiah untuk operasional dan aktivasi posko kepada Pemda Karangasem. Ini bantuan awal untuk operasional, BNPB masih menyiapkan dana siap pakai untuk penanganan darurat dan akan memenuhi kebutuhan yang diperlukan.

     Bupati Karangasem telah menetapkan status keadaan darurat bencana peningkatan aktivitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem selama 14 hari yaitu 18/9/2017 hingga 1/10/2017. Masa keadaan darurat ini sangat tergantung pada ancaman letusan dari Gunung Agung sesuai rekomendasi PVMBG dan penanganan bencana, demikian dijelaskan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, har ini.

     Sementara pada Minggu siang (24/9), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, meninjau pelaksanaan penanganan darurat bencana Gunung Agung di Pos Komando Dermaga Tanah Ampo Kabupaten Karangasem. “Bupati Karangasem beserta jajarannya sudah melakukan upaya yang cukup bagus atas kejadian ini. Ibu Bupati harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dari Gunung Agung. Masyarakat di sekitar Gunung Agung harus terus bersabar. Semoga kondisi ini tidak terlalu lama”, kata Luhut Panjaitan.

     Aktivitas vulkanik dan kegempaan Gunung Agung masih tinggi. Asap kawah putih sedang dengan tinggi 200 meter. Pergerakan magma di dapur magma mendesak batuan masih terus berlangsung. Hingga saat ini Gunung Agung belum meletus. Masyarakat dihimbau tetap tenang.

     Di berbagai media social beredar foto,video dan pemberitahuan yang menyesatkan. Itu semua Hoax. Video letusan Gunung Sinabung tahun 2015, disebarkan di YouTube dengan tulisan “Gunung Agung meletus dahsyat beberapa saat lalu”. Begitu juga foto Gunung Soputan di Sulawesi Utara yang meletus 7/3/2015 disebarkan sebagai letusan Gunung Agung yang sedang berlangsung.

     Informasi Gunung Agung meletus sehingga menimbulkan dampak mengerikan di wilayah Jawa Timur. Itu semua tidak benar. Semua Hoax. Mohon jangan ikut-ikutan menyebarluaskan ke media sosial atau group Whatsapp sehingga menimbulkan kepanikan dan keresahan masyarakat.

     Di saat ribuan masyarakat sekitar Gunung Agung sedang menderita dan harus mengungsi, mari kita saling membantu. Saling menolong. Rasa gotong royong, toleransi dan nilai-nilai budaya Indonesia kita berikan kepada saudara-saudara kita yang sedang mengungsi dari potensi meletusnya Gunung Agung. Jangan justru menyebarkan informasi yang menyesatkan, tegas Sutopo. *BTNewspaper/*

Artikel yang relevan

      FURAMA Villas & Spa Ubud Bali diberi kesempat

     BANTEN pada hakekatnya memvisualisasi Tattwa ajara

         BERTEMPAT di Taman Budaya Denpasar, Gubernur B

     ADA ungkapan yang mengatakan tentang Bali: satu mi

Kementerian Perhubungan resmi membuka 18 pelabuhan bagi kapa